PENJAJAHAN DALAM KEMERDEKAAN
Tujuh belas
agustus merupakan hari besar dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Hari dimana
Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya untuk pertama kali setelah sekian lama
dijajah oleh bangsa asing kurang lebih 350 tahun lamanya. Dimana bangsa
Indonesia harus bersabar dari penindasan-penindasan yang terjadi di masa
tersebut.
Namun, sekarang
Indonesia dapat bernapas lumayan lega. Karena zaman penjajahan yang kejam telah
berlalu berkat perjuangan keras para pahlawan Indonesia yang terus berusaha
menyelamatkan bumi Indonesia dari tangan kotor para penjajah dan juga
pertolangan dan karunia tuhan juga.
Namun, apakah
Indonesia memang telah terbebas dari penjajahan?
Fakta
Jika kita lihat
dan memperhatikan sekitar, mungkin kita tak menemukan para pnjajah yang selalu
menindas rakyat Indonesia padaa zaman dahulu kala. Namun, tanpa kita sadari
sebenarnya bangsa Indonesia belumlah sepenuhnya merasakan kemerdekaan yang
sejati.
Kita dapat
jumpai di sekeliling kita. Kemiskinan, kebodohan, dan krisis moral telah
melanda Indonesia. Ini bukanlah penyakit baru, namun ini merupakan penyakit
lama yang telah lama bersarang di negeri ini dan harus segera diberaantas.
Saat ini
perekonimian Indonesia telah kacau. Menurut Liputan6.com, nilai tukar rupiah ke
dollar kambali tertekan ke level 13.133 per dollar AS.(12/8) Namun itu masih
dikatakan normal karena nilai tukar rupah dulu hampir mencapai 15.000 per dllar
As. Apabila kita membiarkan hal seperti ini, maka nilai tukar rupiah akan
semakin erkurang.
Selain masalah
ekonomi, Indonesia juga sedang dilanda dengan masalah serius yang lain. Yaitu
kebodohan dan moral. Nilai moral bangsa Indonesia semakin buruk. Salah satunya
akibat pornografi yang semakin merajalela di mayarakat. Hal ini sangat
berbahaya agi generasi muda Indonesia. Bagaimana jadinya Indonesi jika generasi
mudanya telah ternodai dengan pornografi?.
Masihkan kita
mau mengakui jika Indonesia telah benar-benar merdeka?, Tidak!!!
Membuka Mata
Sadarkanlah
diri kita jika kita belumlah sepenuhnya merdeka. Kita bisa saja merasakan
kemerdekaan yang kita rasakan tanpa adanya penjajah dari luar. Namun kita juga
mesti tahu jika masih ada penjajah berbahaya yang lain.
Kita sebagai
masyrakat Indonesia harus peduli terhadap tanah air kita sendiri, tanah tempat
kita dilahirkan dan juga tempat kita dibesarkan. Jangan kita sia-sia kan
pengorbanan para pahlawan yang telah gugur di medan perang untuk membela bangsa
kita ini.
Untuk generasi
muda bangsa Indonesia, dimana sebagai penopang Indonesia, yang akan melanjutkan
perjuangn generasi tua harus siap menghadapi bahaya yang akan mengepung di
hadapan nanti.
Akankah kita
sebagai generasi muda hanya berdiam diri saja melihat kenyataan yang pahit
ini?/Ashlih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar